BERITA KPU KOTA BATU

KPU KOTA BATU IKUTI REKAPITULASI PDPB SEMESTER II 2025 TINGKAT PROVINSI, AKURASI DATA JADI PRIORITAS

Surabaya, kota-batu.kpu.go.id – KPU Kota Batu mengikuti Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur pada 10–11 Desember 2025 di Surabaya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan akurasi, validitas, dan kemutakhiran data pemilih sebagai fondasi penting bagi penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang berkualitas.

Rapat tersebut dipimpin oleh jajaran pimpinan KPU Provinsi Jawa Timur, serta seluruh KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur dan stakeholder terkait yang memiliki peran dalam pemutakhiran data pemilih sebagai peserta. Fokus pembahasan diarahkan pada sinkronisasi data, kesiapan administrasi, serta penyelarasan pemahaman terkait mekanisme dan tahapan rekapitulasi PDPB Semester II Tahun 2025 di tingkat provinsi.

Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Aang Kunaifi, menegaskan bahwa PDPB merupakan amanat regulasi sekaligus komitmen moral penyelenggara pemilu untuk menjaga hak pilih warga negara. Ia menekankan bahwa daftar pemilih tidak hanya penting menjelang pemilu atau pilkada, tetapi harus dijaga mutakhir setiap waktu melalui mekanisme pemutakhiran berkelanjutan.

Pada sesi pemaparan, KPU kabupaten/kota menyampaikan laporan perkembangan data Semester II Tahun 2025 yang meliputi penambahan pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), dan perbaikan data pemilih. Seluruh proses rekapitulasi dilakukan secara terbuka, termasuk mekanisme klarifikasi dan konfirmasi. Bawaslu turut memberikan catatan dan pengawasan untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

KPU Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi kepada seluruh KPU kabupaten/kota atas pelaksanaan pemutakhiran data sepanjang periode tersebut. Upaya pemadanan data, verifikasi lapangan terbatas, dan koordinasi lintas sektor dinilai berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas daftar pemilih di seluruh wilayah Jawa Timur.

Terakhir, KPU Jatim menegaskan bahwa data pemilih yang valid menjadi fondasi penting bagi penyelenggaraan pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas. Dengan data yang akurat, penyelenggaraan pemilu pada masa mendatang dapat berjalan lebih efektif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 80 kali